Obat Batu Ginjal

Batu Ginjal dan obatnya tanpa operasi, bahaya Penyakit batu ginjal disebabkan terjadinya perubahan dalam keseimbangan kadar air, garam, dan mineral di dalam tubuh. Paling umum, penyebab batu ginjal adalah kurangnya konsumsi air putih.

Makanan Penyebab Batu Ginjal

Beberapa kasus orang terkena penyakit batu ginjal karena kondisi kesehatan tubuhnya seperti mengidap  asam urat. Bahkan gangguan kesehatan ini dapat diturunkan di dalam keluarga yang memiliki riwayat penyakit ini.

Selain itu, penyebab batu ginjal disebabkan makanan atau masalah kesehatan lain yang mendasari  menjadi penyebab batu ginjal ini. Berdasarkan bahan pembentuknya, batu pada ginjal dapat dibagi menjadi empat jenis utama, yaitu batu kalsium, batu asam urat, batu amonia (struvit), dan batu sistin.

Beberapa faktor lain yang bisa memicu terjadinya penyakit batu ginjal, di antaranya:
  • Mengalami obesitas.
  • Riwayat kesehatan keluarga.
  • Efek samping operasi terhadap organ pencernaan.
  • Konsumsi obat-obatan seperti diuretik, aspirin, antasid, antibiotik, serta beberapa obat  antiretroviral dan antiepilepsi.


Gejala Batu Ginjal

Batu ginjal sering kali tidak menyebabkan rasa sakit terkadang luput dari pengamatan, bahkan penyebab batu ginjal pada wanita tidak merasakan gejala batu ginjal atau tidak tampak.

Namun, bukan berarti batu ginjal bisa diremehkan begitu saja. Penyakit batu ginjal dapat menyebabkan rasa nyeri tiba-tiba. Jika Anda mengalami rasa nyeri di pinggang, perut, selangkangan hingga warna urine terlihat berwarna merah muda, Anda harus segera menghubungi dokter karena bisa saja Anda mengalami gangguan kesehatan ini.

Selain itu, gejala batu ginjal baru bisa terasa jika batu berukuran lebih besar dari diameter saluran ureter. Batu ginjal yang besar akan bergesekan dengan lapisan dinding ureter sehingga menyebabkan iritasi hingga luka. Oleh sebab itu, urine kadang bisa mengandung darah. Hal ini tentu saja membutuhkan penanganan serius oleh dokter. Anda akan diberikan obat-obatan atau terapi untuk pengobatan batu ginjal yang dialami.

Selain mengiritasi ureter, batu pada ginjal juga bisa tersangkut di dalam ureter atau uretra (saluran akhir pembuangan urine) sehingga terjadi akumulasi bakteri dan bisa menyebabkan pembengkakan akibat infeksi.

Akibatnya, tentu ada rasa sakit dan nyeri yang hebat dan dirasakan oleh penderita. Kalau sudah infeksi, maka segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Sedangkan gejala bisa dirasakan jika penderita batu ginjal mengalami infeksi ginjal di antaranya urine berbau tidak sedap dan tampak keruh, demam tinggi, menggigil, dan badan lemas.

Pengobatan Batu Ginjal
Jika Anda memiliki anggota keluarga memiliki gejala batu ginjal, dokter biasanya menyarankan untuk melakukan tes darah dan memeriksa kandungan urine selama 24 jam. Cara ini dapat membantu dokter untuk mengetahui apakah Anda cenderung berpotensi memiliki batu ginjal di masa depan.

Pemeriksaan seperti ini bisa mencegah penyakit batu ginjal yang kemungkinan dapat dialami kembali setelah pengobatan batu ginjal dilakukan. Memahami penyebab batu ginjal adalah salah satu upaya pencegahan agar tidak terjadi kembali gangguan kesehatan tersebut di kemudian hari.

Pengobatan batu ginjal dilakukan tergantung kepada ukuran dari batu. Jika batu yang terdapat pada ginjal masih tergolong kecil atau menengah, serta masih dapat melewati saluran kemih tanpa harus dilakukan operasi batu ginjal, dokter biasanya akan menyarankan pasien untuk minum air putih saja sesuai takaran disarankan.

Bentu batu ginjal, terutama yang sangat kecil, tidak akan terdeteksi atau tidak menimbullkan gejala berarti. Tanda-tanda keberadaan batu ginjal baru dapat dirasakan saat batu berukuran besar dan tertahan dalam ginjal, berpindah ke dalam ureter, atau saat terjadi infeksi. Kondisi ini menimbulkan nyeri hebat yang disebut kolik ginjal. Gejala batu ginjal sering terjadi, di antaranya:
  • Nyeri pada punggung bagian bawah dan terkadang terasa hingga pangkal paha. Sedangkan pada pria, nyeri juga dirasakan hingga testis dan skrotum. Rasa nyeri tersebut bisa bertahan selama beberapa menit atau beberapa jam. . Saat batu ginjal berpindah ke lokasi lain dalam saluran kemih, rasa nyeri dapat meningkat.
  • Meningkatnya frekuensi ingin buang air kecil
  • Nyeri saat buang air kecil (disuria)
  • Buang air kecil dalam jumlah sedikit
  • Urine berwana merah muda, merah, atau cokelat
  • Mual dan muntah.
  • Merasa gelisah.
  • Demam atau menggigil, jika terjadi infeksi.
Pencegahan batu Ginjal
Minum air putih yang cukup bisa menjaga kondisi kesehatan ginjal menjadi semakin membaik. Tentu saja kebiasaan minum air putih yang cukup ini tidak hanya harus dilakukan oleh mereka yang sedang menjalani pengobatan Batu Ginjal dan obatnya tanpa operasi, melainkan juga harus dilakukan oleh siapa pun yang ingin hidup sehat karena tubuh memang sangat membutuhkan asupan air putih yang cukup.

obat Batu Ginjal

Informasi & Konsultasi lebih lanjut hubungi :

Telp : 082136986869/info/button Beli Deherbal/cart/button/#dc2833